FKDM Kota Yogyakarta Ajak Pelajar SMP Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Bersama DPRD, Intel Polres, dan Akademisi

Sosialisasi Deteksi Dini Bagi Pelajar SMA dan Sederajat Kota Yogyakarta

Yogyakarta, 18 September 2025 — Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini bagi Pelajar yang diikuti oleh perwakilan pelajar tingkat SMA dan sederajat se-Kota Yogyakarta.
Kegiatan berlangsung di Hotel Lamora, Sagan, Yogyakarta, dan dihadiri oleh narasumber dari unsur legislatif, kepolisian, serta akademisi.

Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kemampuan pelajar dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dunia digital.


Narasumber dan Materi Sosialisasi

🟩 1. Bapak FX. Wisnu Sabdono Putro, S.H., M.H.

Ketua DPRD Kota Yogyakarta
Dalam paparannya, Bapak FX. Wisnu Sabdono Putro menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus yang turut berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kewaspadaan dini bukan sekadar tugas aparat, melainkan juga tanggung jawab setiap warga negara, termasuk para pelajar. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, kita dapat mencegah potensi gangguan keamanan sejak awal,” ujar Bapak FX. Wisnu.

Beliau juga menambahkan bahwa DPRD Kota Yogyakarta mendukung penuh kegiatan yang mendorong peningkatan literasi sosial dan politik bagi generasi muda agar mampu menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas daerah.


🟦 2. Bapak Purwanto, S.Sos., M.M.

Kasatintelkam Polresta Kota Yogyakarta
Dalam sesi kedua, Bapak Purwanto menyoroti pentingnya kemampuan pelajar dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Ia juga menegaskan bahwa tantangan generasi muda di era digital semakin kompleks.

“Banyak potensi kerawanan sosial yang berawal dari penyalahgunaan media sosial. Pelajar harus cerdas, kritis, dan berhati-hati dalam menerima informasi. Jangan mudah terprovokasi dan selalu verifikasi sebelum menyebarkan berita,” ungkap Bapak Purwanto.

Ia juga mengajak pelajar untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta membangun budaya dialog yang positif di kalangan remaja.


🟥 3. Bapak Dr. Erik Hadi Saputra, S.Kom., M.Eng.

Akademisi Universitas Amikom Yogyakarta
Sebagai narasumber dari kalangan akademisi, Bapak Dr. Erik Hadi Saputra mengupas tema literasi digital, etika bermedia, dan peran pelajar dalam menjaga ruang digital yang sehat.

“Pelajar masa kini hidup di dunia digital yang serba cepat. Tantangannya bukan hanya bagaimana menggunakan teknologi, tetapi bagaimana tetap beretika, berpikir kritis, dan berkontribusi positif di dalamnya,” jelas Dr. Erik.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan deteksi dini di era modern mencakup kewaspadaan terhadap konten hoaks, ujaran kebencian, dan pengaruh negatif yang dapat merusak nilai kebangsaan di kalangan pelajar.


Peserta dan Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan SMA, SMK, dan MA se-Kota Yogyakarta, khususnya para siswa yang aktif di organisasi sekolah seperti OSIS dan forum pelajar.
Tujuan utama kegiatan ini antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran pelajar terhadap potensi gangguan sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.
  • Mendorong pelajar menjadi agen perubahan positif dan pelopor keamanan di lingkungannya.
  • Membentuk karakter pelajar yang tanggap, beretika, dan bertanggung jawab dalam bermedia digital.

Penutup

FKDM Kota Yogyakarta terus berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, akademisi, dan masyarakat dalam membangun sistem kewaspadaan dini yang berbasis partisipasi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan generasi muda Kota Yogyakarta tumbuh menjadi generasi cerdas, peduli, dan tangguh, siap menghadapi berbagai tantangan sosial serta menjaga kondusivitas wilayah demi terciptanya Kota Yogyakarta yang aman dan harmonis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *