
Kunjungan Kerja Bakesbangpol dan FKDM Kota Yogyakarta ke Bakesbangpol dan FKDM Kota Surabaya
Surabaya, 30 Oktober 2025 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya menerima kunjungan kerja dari Bakesbangpol dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Yogyakarta, Kamis (30/10), bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Rumah Bhinneka Bakesbangpol Kota Surabaya, Jl. Nginden Baru VI No. 28, Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30–12.10 WIB ini diikuti sekitar 80 peserta, terdiri atas pejabat dan anggota FKDM Kota Yogyakarta serta jajaran Bakesbangpol Kota Surabaya. Penanggung jawab kegiatan adalah Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Bapak Tundjung Iswandaru, ST., MM.
Sambutan dan Pembukaan
Acara dibuka dengan sambutan Sekretaris Bakesbangpol Kota Surabaya, Drs. Bambang Udi Ukoro, SH., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Bakesbangpol dan FKDM Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, beliau juga menjelaskan bahwa berdasarkan SK Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/133/436.1.2/2024 tentang Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Surabaya Periode 2024–2026, FKDM Surabaya telah berjalan selama satu tahun dan terus berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Bernadus Bayu Laksmono, S.Sos., Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya untuk belajar dari praktik baik Kota Surabaya dalam menangani isu strategis dan kerawanan sosial di tingkat kecamatan. FKDM Kota Yogyakarta juga mendapatkan dana hibah yang diharapkan dapat mendorong kegiatan positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua FKDM Kota Yogyakarta, Bambang Jonny Ismowo, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak Bakesbangpol dan FKDM Kota Surabaya. Ia berharap seluruh anggota FKDM se-Kecamatan Yogyakarta yang hadir dapat memperoleh pembelajaran langsung dari pengalaman Surabaya.
Paparan dan Diskusi
Acara dilanjutkan dengan paparan dari Sekretaris FKDM Kota Surabaya, Rino Wirambodo, SH., yang memperkenalkan profil dan kegiatan FKDM Kota Surabaya. Rino menjelaskan bahwa FKDM Surabaya beranggotakan sembilan orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan akademisi.
Ia juga memaparkan kondisi demografis Kota Surabaya yang memiliki 31 kecamatan dengan populasi sekitar 3 juta jiwa pada malam hari dan dapat mencapai 5 juta jiwa pada siang hari karena aktivitas ekonomi warga dari kawasan Surabaya Raya (Sidoarjo dan Gresik).
Dalam upaya deteksi dini dan penanganan masalah sosial, Kota Surabaya memanfaatkan berbagai aplikasi layanan publik, di antaranya:
- Sapawarga
- Sayang Warga
- Command Center 112
Aplikasi-aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat melaporkan permasalahan secara cepat dan terintegrasi dengan sistem penanganan pemerintah kota.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dari Yogyakarta dan tuan rumah, diakhiri dengan foto bersama serta pertukaran cendera mata.
Tujuan dan Manfaat Kunjungan
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antardaerah dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat. Selain itu, rombongan dari Yogyakarta juga mempelajari best practice Pemerintah Kota Surabaya dalam mengelola kerawanan sosial ekonomi melalui pendekatan inovatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.
Penutupan
Kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta diharapkan dapat mempererat kerja sama antara Bakesbangpol dan FKDM dari kedua kota dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap, peduli, dan berdaya terhadap potensi ancaman serta gangguan keamanan dan ketertiban.
📸 Dokumentasi kegiatan: foto bersama Bakesbangpol dan FKDM Kota Yogyakarta dengan jajaran Bakesbangpol dan FKDM Kota Surabaya di Rumah Bhinneka, Surabaya.














