Pada hari Kamis, 02 Mei 2024 siang hari telah dilakukan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Yogyakarta.
FGD kali ini Narasumber memberikan pembahasan berupa permasalahan sampah yang akhir-akhir ini menjadi permasalahan khusus bagi pemerintah dan masyarakat kota Yogyakarta. Tidak lupa kami datangkan narasumber yang berkompeten dalam permasalahan kali ini, yaitu dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
FGD berlangusng dengan dibuka oleh Bapak Drs. Suradi, M.Si. selaku Mantri Anom Kemantren Gondokusuman. Pak Mantri menjelaskan bahwasanya FGD ini semoga bisa memiliki output yang baik bagi kemantren maupun masyarakat luas.
Narasumber pertama dari DLH yaitu Ibu Nada Mutiara P. Membahas sampah dikota Yogyakarta semakin hari semakin menumpuk dan mengakibatkan pembuangan sampah secara sembarangan. ”pemerintah sedang berusaha memberikan solusi terkait sampah dengan cara melakukan pembangunan TPS3R yang disebar di 3 titik. Semoga dengan adanya TPS3R ini bisa menjadi solusi sampah di kota Yogyakarta” ucap Ibu Nada dari DLH.

”kita sebagai masyarakat jogja harus lebih meminimalisir terciptanya sampah, dengan salah satu caranya hidup non palstik. Dengan memulai dari diri kita sendiri, sehingga dapat mengurangi terciptanya sampah di kota jogja” ujar Bapak Bernadus Bayu Laksmono, S.Sos perwakilan dari BaKesbangpol Kota Yogyakarta. Dalam acara FGD ini juga dihadiri oleh Jawatan Keamanan Kemantren Gondokusuman, Forkopimtren Kemantren Gondokusuman, Lurah Kelurahan Baciro, Lurah Kelurahan Kotabaru, Lurah Kelurahan Klitren, Lurah Kelurahan Demangan, Lurah Kelurahan Terban, Pengurus Harian FKDM Kota Yogyakarta, FKDM Kemantren Gondokusuman, FKDM Kemantren Baciro, FKDM Kemantren Kotabaru, FKDM Kemantren Klitren, FKDM Kemantren Demangan, FKDM Kemantren Terban, Tokoh Masyarakat Kemantren Gondokusuman.







